"SEMENIT DALAM BENAKKU"

Jangan menungguku. Bagiku, terutama akhir-akhir ini, tidak ada menit yang ter(lalu) lama bagiku. Jadwalku penuh.
Terserah bila kamu mau menuduhku 'sok sibuk'. Aku bukannya mau menghindar. Hidupku bukan melulu tentangmu.
"Kenapa kamu tidak membalas WA-ku, sih?"
"Kenapa susah sekali menelepon kamu akhir-akhir ini? Kamu tidak pernah menjawabnya. Kalau pun iya, jawabnya lama sekali."
"Kamu nggak pernah ada lagi waktu untukku."
Di saat-saat seperti itulah, sesak kembali melandaku. Entah kenapa, akhir-akhir ini asmaku kambuh. Di mata benakku, kata-katamu berubah menjadi dinding-dinding beton besar yang mengepungku.
Aku tersiksa.
Semua gara-gara tuntutanmu. Makan malam terlama, setiap menitnya setara dengan sejam. Kamu bicara dan terus bicara, sementara aku hanya diminta duduk, diam, dan mendengarkan saja. Ingin kubantah, namun kamu malah marah. Katamu, istri yang baik harus selalu menuruti semua permintaan suami - tanpa terkecuali.
Ah, kemana dialog kita yang dua arah itu? Kemana kamu yang dulu?
Untung kita belum menikah. Wajah aslimu membuatku takut, tak hanya ragu. Terlalu cepat kau tunjukkan, tapi jujur - aku lega. Kurasa aku harus berterima kasih pada Tuhan sebelum akhirnya menjatuhkan keputusan.
Kubiarkan ponselku terus bergetar halus di atas meja. Aku tahu, WA terakhir dariku pasti membuatmu marah. Kamu sekarang tahu rasanya tidak didengarkan. Keputusanku sudah bulat.
Maaf, jangan samakan aku dengan para perempuan Stepford, yang harus selalu tampak cantik sempurna, dengan senyum itu di wajah mereka - sembari menuruti setiap keinginanmu tanpa henti dan tanpa membantah, minimal mempertanyakan alasannya. Aku manusia yang juga punya kebutuhan yang sama. Sabar bukan hanya kewajiban satu orang saja. Tak adil bila hanya searah.
Aku juga butuh teman-teman. Jangan harap aku sudi duduk-duduk di rumah, hanya menunggumu saja. Merentangkan tiap menit dalam sisa hidupku, hanya untuk memperlakukanmu ibarat pusat semesta. Benarkah agama sekejam itu sama perempuan? Aku sungguh tidak percaya.
Cinta? Harusnya kau bukan sipir dan aku bukan napi dalam penjara. Bukankah kita manusia yang hidup menghirup udara yang sama?
R.
(Jakarta, 26 Februari 2016. Ditulis untuk "The Couchsurfing Writers' Club Gathering" dengan tema "Semenit Terlama". Terinspirasi juga dari lagu Sara Bareilles berjudul "King of Anything".)

Memori Kita



Tempat itu. Iya, aku menunggunya di tempat itu. Tempat dimana aku bersama dia saling memadu kasih dulu dan menjadi tempat favorit kala itu. Tempat yang sarat akan kenangan-kenanganku bersama dirinya. Baik duka, suka, tawa dan tangis. Tempat itu istimewa bagiku. Pemandangan seluruh kota terlihat dari tempat itu. Hamparan rumah penduduk dan gedung-gedung tinggi menjadi pemandangan yang indah bagiku dan menjadi lebih indah ketika malam hari.

Tentang Kesendirian dan Tips Menghadapinya


Sen·di·ri adv 1.Seorang diri; tidak dng orang lain. 2. tidak dibantu (dipengaruhi) orang lain; 3. Tidak dibantu alat lain; 4. Kepunyaan dr yg disebut (yg bersangkutan), bukan kepunyaan orang lain; 5. Diri dr yg bersangkutan (bukan wakil atau pengganti); orang yg sesungguhnya (berkepentingan); 6 Terpisah dr yg lain; terasing; sendiri-sendiri; 7. Yg paling: ia selalu mau menang -- , tidak mau menghiraukan pendapat orang lain;

Kira-kira seperti itulah arti sendiri menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Bagi saya, sendiri itu adalah kondisi dimana kita benar-benar satu; tanpa interferensi apapun dan siapapun.  Sendiri itu juga ketakutan, sendiri itu terkadang gelap, sendiri itu seringkali berakhir kekecewaan, sendiri itu berteman dengan sepi, dan sendiri itu tidak berdua (yaiyalah). Lalu, bagaimana jika kata tersebut ditambah dengan awalan ke- dan akhiran –an? Kesendirian. Sebuah kata berarti banyak makna. Yang umumnya dikait-kaitkan dengan persoalan asmara atau kehidupan pribadi. Banyak yang mengatakan, “kesendirian itu aib, kesendirian itu mengkhawatirkan, kesendirian itu cerminan keterpurukan ”.

“Terkadang kesedihan memerlukan kesendirian, meskipun seringkali kesendirian mengundang kesedihan tak tertahankan.”
-Tere Liye, Kisah Sang Penandai

Namun, tidak selalu seperti itu. Terkadang sendiri itu (bahkan) lebih indah. Hanya saja banyak orang yang merasa terkucilkan dari lingkungannya jika dia kemana-mana sendirian, apa-apa sendirian, sampe-sampe beli handphone dua biar bisa chattingan sama diri sendiri supaya ngerasa diperhatiin, miris sekali bukan? Lagi pula jika dipikir-pikir, tidak semua aktifitas harus dilakukan berdua. Misalnya aktifitas buang air besar. Ya, ribet juga kan kalo ceboknya berdua, berceceran kemana-mana gitu.

Sebagai seseorang yang paham betul bagaimana rasanya terperangkap didalam kesendirian, saya berinisiatif menyelamatkan kaum teraniaya ini, saya akan memberikan tips-tips supaya kita tetap kuat dalam menjalani hidup yang pasti terasa amat berat. Karena sesungguhnya jika para penyendiri bersatu, kita bisa menguasai dunia!

“Raih pundakku kawan, kita bisa saling menguatkan.”

Sebelumnya mari kita sepakati bersama untuk menyebut orang-orang yang berada di kesendirian ini sebagai "Pasukan Kegelapan". Karena sesungguhnya kata "jomblo" itu sangat kasar, percayalah. Tulisan ini dibuat semata-mata untuk membantu teman-teman sekalian yang mindsetnya masih seperti, "kalau sendiri gini bisa apa". Bisa banyak tau! Kita boleh jadi hanya seperti struk indomaret, sering sekali diabaikan dan terbuang setelah mereka mendapatkan apa yang diinginkan. Tapi tenang, kita masih tetap bisa terlihat keren, bagaimana caranya. Begini nih..

1. Berbaur dan Up to date
Tetaplah terlihat mengikuti perkembangan zaman. Bagi para pria, jangan cuma diam dirumah ngabisin sabun doang. Tetap anggap diri kalian berkelas walau sebenarnya kesepian,ya mau kalian ada mau nggak ada juga orang-orang nggak bakal peduli. Ikuti perkembangan dengan memiliki setiap akun sosial media. Dari sana kita bisa melihat sedikit banyak perkembangan zaman.
Misalnya instagram. Di instagram kalian bisa memberitahu kepada dunia kalau diri kalian masih hidup dengan hanya meng-upload foto. Tapi tolong minimalisir keinginan meng-upload foto selfie di instagram dengan editan bibir berwarna oranye, please kalian bukan nenek-nenek abis sirihan. Upload lah foto yang keren, jangan sering-sering selfie. Karena sesungguhnya selfie itu hanya untuk orang-orang yang terlahir cantik. Kalo muka kamu nggak enak dilihat ya sadar diri aja, foto dari belakang lebih baik. Setelah itu berinteraksilah dengan followers dan following. Perbanyaklah comment di post orang-orang keren seperti ini, “cantik ya fotonya hehe follback kak” atau “bagus ya gelasnya, aku juga punya yang kaya gitu hehehe follback kak”.  Usahakan selalu ada kata-kata follback-nya agar mereka notice untuk follback kamu.
Lalu jangan lupa untuk berbaur. Sering-seringlah main keluar walau pun sendirian. Catet dan ikutin event-event yang ada dikota kalian, berusahalah menjadi aktif dengan semua cara. Misalnya, kalau ada sekumpulan orang berkumpul, mulailah membuat percakapan bersama lawan jenis dengan mengucapkan, "Wah kayaknya kita pernah ketemu deh tapi dimana ya.. Oiya disini! Haha ha ahaha..." Jika cara ini tidak berhasil, silahkan kembalilah ke duniamu. Kamu memang pantas untuk sendiri.

2. Nonton Film
Kesendirian bukanlah halangan untuk menonton film di bioskop. Memang, cobaan cukup besar dengan pemandangan yang akan dilihat di bioskop nantinya. Tapi kalian harus kuat para pasukan kegelapan! Untuk tetap terlihat keren walaupun jalan sendirian, kalian harus berdandan sebagus mungkin. Pakailah baju yang simple tapi kesannya keren, tidak dianjurkan memakai daster bagi para wanita, apalagi pria. Pilihlah tempat duduk diantara orang yang pacaran. Mengapa? Karena kebahagiaan pada bagian ini ada disini. Yap! Gangguin orang pacaran. Belilah cemilan seperlunya, tidak dianjurkan membawa bekal dari rumah. Bersikaplah cool dengan selalu melihat handphone agar terlihat sibuk dengan sesuatu, atau terlihat seperti sedang menunggu sesorang. Jangan memperlihatkan kepada orang-orang sekitar raut wajah kesedihan kalian. Ingat! Intinya harus pura-pura keren. Karena kalo beneran kan nggak mungkin. Selanjutnya, pilih film yang ber-genre komedi. Jadi, disaat orang-orang lain ketawa pada scene yang lucu, kalian tahan ketawa sebisa mungkin. Namun disaat situasi sudah hening, tertawalah sekencang-kencangnya. Usahakan sampai semua orang melihat kearah kalian. Ini cara agar mereka notice kalau kalian tuh seseorang yang antimainstream, unik dan sedikit tak beretika. Perlu diperhatikan kembali hanya timing yang pas yang bisa membuat cara ini berhasil. Namun, jika cara ini berakhir dengan cacian dan makian. Tinggalkanlah bioskop secepatnya, mungkin kalian memang tidak cocok berada diantara orang banyak. Sabar aja, sabar.

3. Main Tinder
Mungkin banyak dari kalian yang tidak mengetahui aplikasi ini. Tidak mengapa, saya paham betul kalian sedikit terbelakang. Jadi begini, tinder ini adalah aplikasi yang dapat menghubungkan dua orang yang tidak saling kenal berdasarkan asas suka sama suka tanpa harus berusaha sekuat tenaga meminta kenalan secara langsung. Cukup install aplikasi ini di smartphone kalian, lalu masuk melalui facebook. Tapi jika kalian para pasukan kegelapan tidak memiliki akun facebook, sudahlah lupakan saja keinginan memliki pasangan, mungkin jodoh kalian sudah meninggal didalam rahim Ibunya.
Oke, langkah selanjutnya pasanglah foto yang paling keren yang pernah ada selama kalian hidup. Kalau bisa foto terbaru, jangan foto sewaktu wisuda TK. Apalagi foto USG kalian sewaktu masih didalam rahim, jangan. Pilih satu saja, nggak perlu banyak-banyak supaya kalian terkesan orang yang misterius.  Padahal ya karena foto yang bagus cuma ada satu seumur hidup, dan juga udah di-edit setengah mati.
Nah, nantinya akan ada pilihan interest cowok atau cewek di menu kalian. Kalau masih bingung dengan gender sendiri, coba pastikan kembali. Jika sudah, nantinya ada  profil orang-orang di menu kalian. Swipe ke arah kanan berarti kita suka dengan orang tersebut. Jika swipe kiri, kita tidak suka. Nah, untuk kalian para pasukan kegelapan, jangan sok-sokan menjadi picky. Swipe kanan semua pilihan yang ada sampai habis. Jika kalian beruntung pasti ada yang nyangkut satu. Itu tandanya kalian match dengan orang tersebut. Jangan buang-buang waktu, langsung chat dan ajak ketemuan. Yah, itung-itung kencan buta kan. Dari mana lagi kita bisa dapetin gebetan tanpa modal nyamperin, atau ngajak kenalan langsung. Kayaknya sih yang menciptakan aplikasi ini sangat memperhatikan orang-orang seperti kalian. Atau jangan-jangan selama ini saya yang menciptakan ya? Hmm.


Nah, kalau kalian sudah melakukan tips-tips diatas namun tidak juga mendapatkan pacar, atau at least temen deh temen. Ya kalian sabar aja, sadar diri aja, berserah diri aja sama Tuhan. Mungkin sudah jalan hidup kalian seperti ini. Kembalilah ke alam kalian di kegelapan, dimana tempat yang paling nyaman yang pernah ada. Perbanyaklah ibadah, karena jika di dunia tidak memiliki siapa-siapa. Mungkin jawabannya akan ada di akhirat kelak. Amin. Sungguh mulia ya doa saya.

Tulisan ini hanya untuk bersenang-senang, hidup jangan terlalu serius. Mari tertawakan hidup kita yang menyedihkan ini bersama-sama.
Wassalam.

Di dalam kegelapan Jakarta, Desember 2015
Written by : Rifat Nasution
Ada kesalahan di dalam gadget ini